Butuh Listrik Dadakan, Lebih Murah Mana Power Bank Atau Genset?

“Sangat membantu sekali, ketika konser 35 Tahun Slank tanggal 23 Desember 2018 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, kami mendapat sumber daya listrik baru berupa Power Bank Express Power Service dari PLN,” kata Dhani Pette, selaku pendiri POS Entertainment seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Dhani menjelaskan, bagi event organizer, fungsi daya listrik sangat vital, laiknya darah yang mengalir memberi energi ke seluruh bagian tubuh. Bagaimana tidak, acara-acara yang dihadiri puluhan ribu hingga jutaan orang, sangat membutuhkan listrik untuk menunjang berbagai infrastrukturnya.

“PLN hanya mengenakan biaya Rp1.600 per Kwh, bandingkan dengan genset yang berbiaya bahan bakar Rp3.000 per Kwh,” ungkapnya.

PLN pun menyediakan perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) sepaket dengan biaya Power Bank Express Service. Kegunaan UPS adalah sebagai penyedia daya listrik cadangan seandainya perangkat power bank mengalami kendala saat hari H yang nyatanya tidak ada masalah sama sekali.

Saat gladi resik acara yang berlangsung sehari sebelum konser, tim PLN pun mendemonstrasikan keandalan UPS yang mampu menyimpan daya listrik cadangan setara 3 jam. Caranya, dengan sengaja mematikan sumber daya dari power bank.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdanimenilai penggunaan Power bank express power service dari PLN sangat cocok untuk pengusaha yang banyak bergerak di luar ruang, seperti event organizer.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Masih Banyak Masyarakat Belum Menikmati Listrik

Sebab, kebutuhan luar ruang sangat membutuhkan dukungan daya listrik yang kerap kali tidak tersedia sebanyak di dalam gedung. genset murah buat acara pernikahan, konser dan acara luar ruang lainnya,” katanya.


Biaya operasional power bank PLN yang sangat miring dibanding biaya genset pun dirasakannya sangat membantu para pengusaha. Karena itu layanan baru ini bagus. Kalau dari sisi harga sudah bagus. Konsumen pengusaha pun akan senang,” ungkap Hariyadi.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN (Persero) I Made Suprateka menjelaskan, Power Bank Express Power Service, sebagai altenatif sumber energi listrik untuk memenuhi kegiatan luar ruang (outdoor) dan masa konstruksi (pembangunan), berfungsi sama seperti genset.

Yang membedakannya dengan genset, power bank PLN tidak disewakan, melainkan pelanggan PLN tinggal membeli Kwh, dan besarnya konsumsi listrik akan ditagih kepada pelanggan. Untuk dapat menggunakan power bank express service ini, masyarakat tinggal menghubungi PLN.

Perangkat mobile ini lebih efisien, efektif, dan ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar fosil seperti genset yang pakai diesel,” paparnya.

Dengan investasi per unit sekitar Rp960 juta per unitnya, penggunaan power bank express power service PLN sebagai sumber energi listrik di tempat yang jauh dari sumber listrik, akan memudahkan masyarakat memperoleh pasokan listrik.

Sebelumnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *